Menu Click to open Menus
Home » Halalkah Usaha Ini » Halalkah Usaha Ini

Halalkah Usaha Ini

Halalkah Usaha Ini

Pertanyaan Seputar Usaha Umroh dan Haji PT Arminareka Perdana
Oleh: Teddy Maulana

Apakah usaha ini Halal?
Jawab: Usaha ini halal, murni menganut jual-beli yang memperhatikan unsur-unsur sebagai berikut:

  • Ada barang dan jasa yang diperdagangkan.  Yaitu jasa memberangkatkan jama’ah ke Baitulloh utuk melakukan Umroh dan Haji. Mengapa untuk Umroh dan Haji harus melalui travel? Ya, karena kita memiliki keterbatasan wewenang untuk memberangkatkan diri sendiri ke tanah haram Mekkah dan Madinah yang notabene ada di negara lain (Saudi Arabia). Travel akan membantu kita untuk mendapatkan visa, menyiapkan perlengkapan yang diperlukan, akomodasi (hotel) yang digunakan selama kita berada di tanah suci, transportasi yang mengantar kita ke sana dan berada di sana seperti pesawat dan bus, menyiapkan konsumsi agar kita tetap bisa bertahan hidup dan memiliki tenaga untuk beribadah. Kita juga perlu bimbingan (manasik) seputar haji dan umroh agar ibadah kita sempurna. Bayangkan jika semuanya itu kita yang mengurusnya sendiri? Atas jasa dan pelayanan yang diberikan oleh travel tersebut, maka kita akan membayarkan sejumlah uang untuk memberangkatkan kita demi kenyamanan kita selama dalam perjalanan. Dengan menyadari hal ini, maka sudah seharusnya kita kooperatif dengan pihak travel antara lain dengan memberikan data diri yang benar, membayar lunas sebelum berangkat dn memberikan dokumen-dokumen tepat waktu.
  • Ada Penjual dan Pembeli. Yang bertindak sebagai penjual adalah pihak travel sedangkan pembeli adalah kita sebagai calon jama’ah haji dan umroh.
  • Akad Jual Beli yang Sah dan Transparan. Penjual (travel) mengikatkan perjanjian dengan pihak pembeli (calon jama’ah) dengan bukti pengisian formulir yang mana tertulis aturan yang disepakati . pihak di belakang formulir tersebut. Penjual dan pembeli sepakat bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan yaitu memberangkatkannya ke tanah suci. Pihak pembeli membeli jasa yang ditawarkan pihak penjual dengan membayarkan sejumlah uang dan penjual bertanggungjawab untuk melaksanakan amanah mengurusi perjalanan pembeli sampai tuntas.
  • Adanya Saksi. Yang bertindak sebagai saksi adalah orang yang mereferensikan calon jama’ah haji dan umroh tersebut. Di dalam usaha ini orang yang baru pertama kali mendaftar harus dibimbing oleh marketing atau mitra perusahaan yang sekaligus berperan sebagai saksi.
  • Pembagian keuntungan yang saling menguntungkan. Apabila ada calon jama’ah yang mendaftarkan dirinya dan keluarganya maka akan berkesempatan untuk mendapatkan fasilitas diskon (potongan harga) dari perusahaan. Bagi yang berkeinginan untuk menjadi mitra atau perwakilan, maka akan diberikan fee (komisi) atas hasil kerjanya. Komisi yang diberikan kepada mitra menganut sistem syariah, yaitu wakalah ujrah. Komisi diberikan kepada perwakilan karena sudah membantu menjualkan suatu barang dan jasa dari produsen. Jadi intinya di sini tidak ada yang merasa dirugikan.
Categorised in: