Menu Click to open Menus
Home » Testimoni » Testimoni

Testimoni

testimoni 1

Drs. Juli Irmayanto, MM – Dosen Ajaib Yang Menjadi Milyader & Pencetak Milyader

JuliHidup Berkah dengan Sedekah

Serba susah, itulah  sepotong cerita masa lalu Juli Irmayanto. Pria kelahiran 18 Juli 1964, ini, awalnya adalah seorang dosen dengan penghasilan pas-pasan. Untuk menghidupi keluarga, selain terus mengabdi di dunia pendidikan, ia juga pernah meniti bisnis lain, seperti bengkel dan jualan gas. Sayang, semua bisnisnya itu selalu bernasib sama: bangkrut!

Sebelum hijrah ke Jakarta pada  1996, ia sempat mengabdi sebagai dosen di Akademi Manajemen Perusahaan Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (AMP YKPN), Yogyakarta selama 5 tahun.  Di tahun terakhir pengabdiannya di lembaga itu, ia sukses menjabat sebagai pembantu Direktur III.  Tapi akhirnya, karena perselisihan paham, ia pun mundur dari kampus dan berkelana ke jakarta.

Jejak Juli di Jakarta diawali dari kampus Trisakti. Di kampus ini pula, ia bersua dengan sang istri, Increasa Supartinah. Bersamanya, lalu ia menghuni sebuah rumah kontrakan kecil dan mulai merenda mimpi untuk masa depan yang lebih baik.”Di Jakarta itu. Biaya hidup cukup tinggi. Karena gaji saya tidak cukup, hanya Rp 500 ribu sebulan, saya pun mengajar di beberapa kampus lain,”terangnya.

Meski keduanya berprofesi sebagai dosen, tetap saja kehidupannya tak bisa dibilang sejahtera. Karena itulah, selama hampir 10 tahun menikah, mereka hanya mampu tinggal di kontrakan yang selalu berpindah-pindah.  Terakhir, ia hanya mampu bayar DP rumah sebesar Rp  10 juta. “Untuk biaya hidup, saya terbiasa untuk berutang atau gadai barang. Karena itulah, sejak itu saya sudah mulai berpikir untuk mulai berbisnis,” terangnya.

Bisnis pertama yang dilakoninya adalah membuka bengkel. Sayang, bisnis ini tak bertahan lama. Hanya dalam waktu 3 bulan, bengkelnya sudah ambruk. Juli tak mau mengalah dengan nasib, la mulai memikirkan bisnis lain. Ketika ia terpilih sebagai Ketua RW, ia menjajal bisnis jual blue gas. Namun, lagi-lagi bisnisnya berakhir tragis, Bisnis itu tutup karena tak tahan dilanda kerugian.

Menjadi Super Leader Armina

Tahun 2010 menjadi titik balik kehidupannya. Dari seorang tetangga  di kompleks  perumahannya, ia diperkenalkan dengan PT  Arminareka Perdana. Dengan modal kartu kredit, lalu ia bergabung sebagai jamaah.  Setelah ltu, la mulai bersyiar secara door to door. Perjuangannya tak mudah, untuk menggapai  mimpinya, di awal banyak rintangan yang menghadang.  Berbagai penolakan, salah satunya.

Kerja kerasnya akhirya  berbuah manis. Tiga bulan berselang, ia berhasil memberangkatkan 9 anggota keluarganya untuk ibadah umroh ke Tanah Suci dengan  Gratis. Sepulang dari Baitullah, ia kembali bersyiar dengan melakukan strategi baru berupa seminar The Miracle of Baitullah di berbagai daerah, dari mulai Tangerang,  Bekasi, Jakarta hingga  Kalimantan. Dan keajaiban itu pun benar-benar terjadi. Pada Mei 2012, Juli sukses meraih reward Rp 870 juta dan pada Mei 2013 ia keambali meraih reward terbesar Rp 3,26 miliar bersama istri lncreasa Supartinah. Dengan rezeki ini, la pun menjadi leader dengan penghasilan terbesar di Armina.

Menurutnya kesuksesan yang diraihnya merupakan  miracle dan karunia Allah SWT, sebagai hasil kerjasama dan kerja keras antar leader di Grup Juli Armina13. Ini tak terlepas dari konsepnya, Yakni NYUD (Niat, Yakin, Ulet, Duplikasi) + Seminar  + Allah SWT + Sedekah. “Jika semua ltu dilakukan, yang terjadi adalah seperti sekarang ini. Rewardnya miliaran!”.

Baginya,  bisnis itu adalah soal sikap dan perilaku. Kalau kedua hal itu tidak diubah, maka jangan berharap bisa segera sukses.  Lalu, back up dengan saling tolong menolong antar jemaah. Hal ini pula yang dilakukan Juli selama ini, sehingga dari awal hanya membina 13 Jamaah, per  Mei 2011 meningkat menjadi 1.100 jemaah. Dan pada Oktober 2013, total jemaahnya sudah lebih dari 80 ribu orang.

Hebatnya lagi, selain la telah mencetak incomce lebih dari Rp 7 miliar dalam waktu 3 tahun, melalui Grupnya, ia juga sukses melahirkan para peraih reward lainnya. setidaknya, dari 125 peraih reward Arminareka Perdana, 115 peraih rewardnya berasal dari Grup Juli Armina 13. lni adalah bukti tak terbantahkan, jika Grup ini merupakan lumbung pencetak para miliarder baru di masa depan. (Majalah Elshinta Edisi Januari 2014 -Cucun Hendriana /Foto:  Mamat Rahmat)

Fathiarani – Raih Rezeki 2 Milyar Dalam Waktu Singkat, Bisa Umroh & Haji Bersama Keluarga Tercinta

Raih Rezeki 2 Milyar Dalam Waktu Singkat, Bisa Umroh & Haji Bersama Keluarga Tercinta

fathiarani”Subhanallah, banyak impian saya terwujud setelah bergabung menjadi mitra PT. Arminareka Perdana”. Tidak hanya bisa mewujudkan impian beribadah HAJI bersama suami tercinta, di bulan Oktober 2013 kemarin, tapi bisa berjalan-jalan keliling EROPA, umroh tiap tahun, mengumrohkan 13 orang keluarga besar bahkan membeli mobil keluaran terbaru dengan plat mobil B 13 RNY. Hanya dalam jangka waktu 3 tahun, hampir semua impian besar saya bisa tercapai, berkat wasilah ikhtiar bersama PT. Arminareka Perdana. Allahu Akbar.”

Hanya dengan menjalankan konsep yang di ajarkan oleh Sang Super Leader, Bapak Drs Juli irmayanto,yaitu konsep NYUD (Niat kuat, Yakin, Ulet dan Duplikasi) Alhamdulillah saya yang hanya seorang ibu rumah tangga bisa menjalankan usaha ini dengan mudah tanpa harus memiliki pendidikan tinggi dan modal yang besar.

Hj. Fathiarani, yang biasa dianggil dengan Rani ini hanya lulusan SMA. Perkenalannya dengan PT. Arminareka terjadi di bulan September 2010. Setelah bertekad ingin bisa kembali ke Baitullah mengajak orangtua dan keluarga tercinta, akhirnya Allah SWT mentakdirkan Rani bertemu dengan Bapak Drs.Juli lrmayanto, yang mengajak berjuang bersama agar banyak umat Islam bisa Umroh/Haji tanpa kendala biaya dan hidup sehat kaya berkah menggunakan konsep kemitraan PT. Arminareka Perdana. Setelah dijelaskan dan melihat adanya konsep yang luar biasa, dengan “mengucap Bismillah tanpa banyak analisa panjang, kemudian setelah dipresentasi oleh Pak Juli, Rani langsung bergabung menjadi Perwakilan PT. Arminareka Perdana dengan mendaftar kemitraan 13.

Di awal menjalankan usaha ini memang perlu pengorbanan tapi inilah yang namanya perjuangan di jalan Allah SWT, saya yakin hasilnya pasti tak akan sia-sia. Tugas kita hanya menginformasikan kemudahan menuju Tanah Suci, menjadi kepanjangan tangan nabi Ibrahim AS. Tak sedikit yang menolak ketika diajak menjalankan perintah Allah SWT, tapi banyak juga yang akhirnya bergabung bersama kami. Alhamdulilah jumlah jamaah yang bergabung di Grup Fathiarani saat ini mencapai hampir 20.000 jamaah yang terdiri dari ratusan perwakilan yang tersebar di seluruh lndonesia.

Ketika kita mengejar akhirat untuk menjalankan perintah Allah SWT, jangan kuatir akan kehidupan dunia yang pasti Allah akan mampukan. Melalui wasilah PT. Arminareka Perdana, kini Rani bisa menyalurkan hobinya jalan-jalan sambil syi’ar Baitullah. Rezeki yang didapat juga terbilang luar biasa. Di bulan Mei 2012, Rani dinobatkan sebagai Peraih Reward Rp 227,5 juta. Di Mei 2013 mendapatkan Reward sebesar Rp 325 juta. Bahkan, periode reward Mei 2013 – Oktober 2013 sudah mencapai di angka Rp 455 juta. Sebentar Iagi Insya Allah tambah Iagi Reward Rp 390 juta. Amiiiinn.

“Saya bersyukur memiliki grup yang mengedepankan kerja dengan hati, kompak dan ingin membantu sebanyak-banyaknya umat Islam bisa ke Tanah Suci, hidup sejahtera dan berkah dunia akhirat. Di Arminareka tidak hanya rezeki dunia yang saya dapatkan, tapi peningkatan kualitas iman dan ketaqwaan, itu yang penting,”tutup Hj. Fathiarani. (Majalah Elshinta Edisi Januari 2014)

Oneng Suryati,Amd.Kep, (Mantan Perawat) – Income Rp. 1,5 M

?????????????????

SatuTahun Kembangkan Syiar Baitullah Dapatkan Income Rp 1,5 Milyar

Peraih Reward Wanita Tercepat Rp. 305 juta

Keinginan yang kuat untuk memberangkatkan kedua orang tua ke Baitullah mempertemukan Oneng Suryati dengan Arminareka Perdana. Bermodalkan niat dan mengikuri arahan pam Leudemya, wanita yang akrab disapa The Oneng ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa melaksanakan niat mulianya. Bukan hanya itu, selama satu tahun melakukan syiar Baitullah, Teh Oneng sudah memiliki ribuan jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia dengan income Rp 1,5 Milyar. Seperti apa perjalanan peraih reward tercepat Rp 305 juta di Arminareka Perdana ini?

Bagi Oneng Suryati Amd.Kep keinginannya memberangkat kedua orang tua pergi ke Baitullah merupakan hal yang tidak terpikirkan sebelumnya. Karena memang wanita yang akrab disapa Teh Oneng ini sadar dengan penghasilannya sebagai seorang perawat di salah satu rumah sakit ternama di kota Bandung, Jawa Barat hanya cukup untuk kehidupan kesehariannya. ”Saya sudah bekerja banting tulang selama 13 tahun tetapi hasilnya belum cukup juga. Saya terus berdoa agar bisa pergi bersama keluarga ke tanah suci, saya melihat teman, Hesty Ekowati. SKp yang tinggal di Qatar dan ia bisa berangkai kapan saja bersama keluarganya ke Mekkah. Di situ saya berpikir bagaimana cara agar dapat berangkat umrah bersama keluarga,” tutur Teh Oneng.

Dengan keinginan yang kuat di dalam dirinya untuk melaksanakan niat mulia tersebut membuat jalan hidup Teh Oneng pun berubah. “Ternyata Allah SWT memberikan jalan dan mempertemukannya dengan Arminareka melalui seorang teman bernama Hesty Ekowati. SKp yang lebih dahulu bergabung bersama Arminareka. “Awalnya saya coba datang ke seminar Arminareka Perdana di Hotel Avita, Cirebon. Saat itu Drs. Juli lrmayanto, MM yang memheri materi. Mendengar tentang konsep sedekah, memberikan solusi bagi jamaah yang tidak mampu dan memiliki niat untuk menjadi tamu Allah SWT di situ saya langsung bergabung bersama Arminareka Perdana,” jelas mantan Kepala Bagian Khusus Kebidanan ini.

Tanpa berfikir panjang, Teh Oneng mengambil paket kemitraan 13 dengan investasi Rp 19,5 juta. Setelah bergabung dengan Arminareka, Teh Oneng tidak langsung resign dan ia lebih memilih untuk menggunakan waktu libur di hari Sabtu dan Minggu untuk bersyiar. Berkat niat dan hasil kerja keras yang ditempuh di jalan Allah SWT, dalam waktu 6 bulan pendapatan yang diperoleh Teh Oneng sebesar Rp 25Ojuta dan membeli mobil Daihatsu Terios dengan Nopol Z 13 OS serta bisa berangkat umrah pertama pada 7 Maret Z013. Saat itu pula, Teh Oneng resmi mengundurkan diri pada 8 April 2013 dan melepaskan penghasilan Rp 5 juta per bulan serta sejumlah fasilitas kantor yang dimiliknya.

Teh Onengjuga menjadi peraih reward wanita tercepat sebesar Rp 305 juta dan gaji paling kecil dalam satu minggu mencapai Rp 10 juta. Jadi total pendapatan Teh Oneng dalam satu tahun mencapai Rp 1,5 miliar dengan membina 2500 jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia. Bukan hanya itu saja, kepuasan batin yang kini telah didapatkan selama bergabung di Arminareka Perdana adalah Teh Oneng dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan Cara berbagi kepada umat yang tidak mampu.

Teh Oneng benar-benar menduplikasikan apa yang dilakukan oleh leader besar yaitu pak Juli lrmayanto dan ia saat ini juga telah menjalankan tugasnya dengan banyak melakukan perjalanan ke perwakilan-perwakilannya di luar kota untuk membantu dalam mengadakan seminar dan memberikan support kepada perwakilannya. ”Setelah bergabung dengan Arminareka Perdana saya bisa Iebih leluasa beramal dijalan Allah SWT. Tahun lalu saya mampu memberangkatkan lima orang untuk umrah secara cuma-cuma dan tahun ini saya berniat untuk rnemberangkatkan lagi 9 orang jamaah umrah secara gratis,” tutup Teh Oneng seraya mengamini.

Dengan niat membantu para  jamaahnya sukses menjalankan syiar di Arminarka, Teh Oneng membuat seminar bertajuk MDR (Mengejar dikejar reward) yang diadakan pada Pertengahan April 2014 lalu dengan pembicara Bapak Juli lrmayanto. “Acara ini untuk semua jamaah Arminareka yang ingin Reward. Agar mereka siap dengan mental dan kemauan untuk mencapai tujuan dengan kiat-kiat sukses yang langsung diberikan oleh Pak Juli,” Tambahnya tersenyum.

Retno Suci Lestari, SE – Income Dari Arminareka Perdana Melebihi Gaji Office Manager, Rp. 2M Dalam Waktu 30 Bulan

Income Dari Arminareka Perdana Melebihi Gaji Office Manager, Rp. 2M Dalam Waktu 30 Bulan

retno-suci1Retno Suci Lestari bergabung dengan PT Arminareka Perdana pada tanggal 3 Mei 2011. Sebelum memperlihatkan hasil yang diharapkan,ia lepaskan pekerjaannya yang sudah nyaman sebagai Officer Manager for investment Banking dengan gaji + Rp25jt yang berkantor di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan. Meninggalkan zona nyaman memang tidak mudah, dengan perubahan Hati, Sikap dan Perilaku hingga berada dizona miracle yang penuh keberkahan dan rezeki berlimpah.

Tidak pernah terfikir oleh Tari, begitu panggilan akrabnya,untuk melakukan pekerjaan dibidang travel umroh-haji. Apalagi dengan latar belakang pendidikannya yang tidak ada hubungan sama sekali dengan dunia travel. Namun berkat kerendahan hati untuk belajar dan niat untuk membantu umat,dalam kurun waktu 3 bulan la sudah memiliki 300 jemaah. Kini penghasilan yang ia dapat sudah mencapai lebih dari Rp 2,5 miliar plus dua mobil dan setelah umroh ke-6 rezeki rumah senilai Rp1,7M, mampu memberangkatkan umroh orang tua, mertua beserta kerabat. Saat ini jemaahnya sudah mencapai 11.500 dengan lebih dari 600 kantor perwakilan yang tersebar merata di seluruh lndonesia.Melalui wasilah Arminareka bukan saja Umroh berkali-kali dan Haji Plus,tetapi Tari bisa keliling Asia dan Eropa pada awal Desember 2013. Sekaligus bisa bertemu dan belajar dengan para kyai / ustad/ustadzah yang memotivasi untuk menjadi rnanusia yang lebih baik dan Rahmatan‘lil Alamin. “Dulu pekerjaan saya mengatur keberangkatan para petinggi kantor ke Eropa,tapi Subhunallah, impian saya untuk bisa bermain salju terbayar sudah. Melihat dan merasakan kebesaran Allah dibumi yang diciptakanNYA,” jelasnya.

Perkenalan Tari Rosmidi dengan PT Arminareka Perdana bisa dibilang berkat panggilan Allah SWT, saat itu ia menghadiri acara seminar bertema konsep sedekah yang dipimpin oleh Drs. Juli lrmayanto, MM. Tanpa pikir panjang, la memutuskan untuk mendaftarkan DP umroh untuk dirinya dan keluarga dengan paket Kemitraan 13 sebesar Rp 19.500000. Untuk bisa bergabung dengan Kemitraan 13, ia harus menggadaikan emas hadiah pernikahan plus uang pinjaman.Tanpa tau bagaimana menjalankan usahanya Tari yakin untuk mensyiarkan Baitullah,”Allah akan memberikan ilmunya sambil kita berjalan”ungkapnya. Umroh dan Haji bukan untuk dipikirkan, tapi untuk dilaksanakan, maka Allah akan memberikan bantuan untuk siapa saja yang yakin kepada-NYA.

Dengan NYUD (Niat,Yakin, Ulet,dan Duplikasi) yang ia terapkan selama bersyiar. Membantu siapa saja yang punya niat untuk bisa segera ke Baitullah, karena program solusi dari Armina bisa diterapkan untuk mesjid, panti asuhan, KBIH, travel,yayasan,koperasi,dll. Menjadi musafir sampai ke pelosok daerah memberikan kepuasan tersendiri yang tidak bisa dinilai dengan uang. Bahagia sekali bila bisa membantu orang yang tadinya pesimis tidak bisa ke Baitullah hingga akhirnya bisa berkali-kali bersama orang-orang yang dicintainya bahkan bisa menlngkatkan perekonomiannya.

Dengan support dan motivasi dari Pak Juli Irmayanto dan tim yang tidak pernah putus, membuat usaha ini menjadi sangat mudah,tidak perlu pintar, tidak perlu punya keahlian khusus,dengar latar belakang apapun semua bisa berhasil. Masalah teknis hanya 10%, sisanya adalah ALLAH. Pak Juli membuat pelatihan-pelatihan bagaimana menjalankan usaha ini dengan hati dan bagaimana akhirnya uang yang mengejar-ngejar kita.

Tahun pertama (2011)saya mendapatkan reward Rp227,5jt,di mendapatkan reward Rp227,5jt,di tahun kedua (2012) saya mendapatkan reward Rp 207,5Jt,dan memasuki tahun ketiga ini baru mendapatkan reward sebesar Rp382,5 jt Bila ditotal dengan penghasilan mingguan yang diberikan Arminareka Perdana,selama hampir 3 tahun pendapatan saya sudah lebih dari Rp2 Miliar. Dengan kebebasan waktu yang tidak ternilai harganya, tidak ada target, tidak ada deadline. Saya bebas menjalankan usaha ini sesuai dengan keinginan saya,tidak perlu laporan tahunan,karena bossnya adalah ALLAH.

Alhamdulillah, hasil reward yang saya dapatkan bisa disisihkan untuk mengumrohkan keluarga, kerabat dan siapa saja orang-orang yang tldak mampu guna mewujudkan niat saya untuk bisa membantu banyak orang, saya ingin menjadi TRILYUNER peraih reward karena saya ingin  menjadi mata untuk orang buta, menjadi telinga untuk orang tuli, menjadi kaki dan tangan untuk orang cacat, membangun sekolah gratis, membantu penyembuhan orang yang sakit,membangun panti jompo, panti asuhan, mesjid, meng-umrohkan dan meng-hajikan orang banyak,saya ingin keliling dunia mensyiarkan Baitullah dan saya ingin didoakan banyak orang ketika saya meninggal nanti,…Allahu  Akbar!!l!.. (Tabloid Peluang usaha Edisi 16.Th IX 23 Mei – 05 Juni 2014)

Categorised in: